Mahasiswa PAI Ikuti ISUM 2015 di Manila

Mahasiswa PAI Ikuti ISUM 2015 di Manila
Mahasiswa PAI Ikuti ISUM 2015 di Manila

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) kembali berpartisipasi dalam even internasional. Kosim Noorseha, mahasiswa angkatan 2012 terpilih untuk mengikuti International Smart Up Meetings (ISUM) di Manila, Filipina, pada 23-24 Ramadhan 1436 H/10-11 Juli 2015.

Kosim Noorseha Berfoto dengan Latar Belakang Arena Kegiatan di ISUM 2015 di Manila

Kosim Noorseha Berfoto dengan Latar Belakang Arena Kegiatan di ISUM 2015 di Manila

“Tahun ini saya mempunyai impian yang sangat kuat untuk go abroad,” ujarnya. Keinginannya tersebut terwujud ketika berpartisipasi dalam ISUM yang diikuti oleh peserta lain dari Kenya, Thailand, Vietnam, Amerika Serikat, Filiphina, Indonesia, Jepang, Malaysia, dan Hongkong.

ISUM adalah acara yang mempertemukan investor, entrepreneur, dan pelajar untuk berbagi ilmu tentang bagaimana cara memulai maupun mengembangkan bisnis. Pembicara dalam acara tersebut diantaranya adalah Toni Abad. Dia adalah CEO, TradeAdvisors, Paris de I’Etraz, Managing Director, dan IE Venture Lab.

Selain itu ada diskusi panel yang diisi oleh Trung Dung, Founder iCare Benefits; Bill Yuen, Founder, Entrepreneur HK; Jacqueline van den Ende, founder Lamudi Phillippines; Marco Villa, Co-founder Italian Angels for Growth; dan Peter Tay, chairman, TPS Group Singapore.

Kosim Noorseha bersama Salah Satu Narasumber Kegiatan di ISUM 2015 di Manila

Kosim Noorseha bersama Salah Satu Narasumber Kegiatan di ISUM 2015 di Manila

Event tersebut diikuti oleh Kosim berdasarkan informasi dari rekannya. Setelah itu Qosim membuat application untuk apply. “Alhamdulillah dua hari setelahnya ada balasan e-mail. Sehingga saya berkesempatan mengikuti conference di philipines,” tuturnya.

Kosim memiliki kutipan menarik setelah mengikuti konferensi tersebut. “Trust yourself, this is the biggest gift you can give to your self,” ungkapnya. Selebihnya, Kosim merasa bahwa acara tersebut luar biasa, membuka networking, dan dapat mengetahui budaya bangsa lain.

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*