Menjawab Aspirasi Mahasiswa PSPAI Adakan Public Hearing

Dr. Junanah, MIS dalam sambutannya di Kegiatan Public Hearing PSPAI (Mufti)

Dalam rangka perbaikan dan pengembangan pelayanan kepada Mahasiswa. Program Studi Pendidikan Agama Islam (PSPAI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Public Hearing  pada Jum’at, 20 April 2018 di Ruang Sidang FIAI. Kegiatan ini dihadiri oleh Perwakilan Mahasiswa setiap angkatan dari 2014 hingga 2017. Read more

Fadiah Mukhsen Menjadi Duta Mahasiswa di Vietnam

Fadiah Mukhsen terpilih sebagai salah satu Duta Mahasiswa dalam P2A (Passage to ASEAN) Ambassador Training Program 2018. (Amri)

Fadiah Mukhsen, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PSPAI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan 2014 terpilih sebagai salah satu Duta Mahasiswa  dalam P2A (Passage to ASEAN) Ambassador Training Program 2018 yang dilaksanakan pada 8 – 12 April 2018, dimana penyelenggara P2A ini adalah University of Economics and Law (UEL), Ho Chi Minh City, Vietnam. Read more

Prestasi membanggakan Mahasiswa PSPAI di IYTP

Foto Husna bersama mahasiswa Program Indonesia Youth Teaching Program (IYTP) tiga dari kiri. (Amri)

Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII)  kembali mengharumkan nama Universitas. Kali ini Husna Amalia Rahmawati, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PSPAI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) angkatan 2017, berhasil lolos seleksi Program Indonesia Youth Teaching Program (IYTP).

Read more

Sekretaris Prodi PAI, Drs. M. Hajar Dewantara Berfoto Bersama pada Penarikan Mahasiswa PPL II

PAI UII Sukses Adakan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) II

Sekretaris Prodi PAI, Drs. M. Hajar Dewantara Didampingi Burhan Nudin, S.Pd.I., M.Pd.I.,Berfoto Bersama pada Penarikan Mahasiswa PPL II

Sekretaris Prodi PAI, Drs. M. Hajar Dewantara Didampingi Burhan Nudin, S.Pd.I., M.Pd.I.,Berfoto Bersama pada Penarikan Mahasiswa PPL II

Sebanyak 122 mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) telah melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) II di beberapa sekolah/madrasah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). PPL dilakukan selama 2 bulan, terhitung mulai Senin, 27 Syawwal 1437 H/1 Agustus 2016-Jumat, 28 Dzulhijjah 1437 H/30 September 2016.

PPL II adalah bagian penting dari kurikulum Prodi PAI. Dengan PPL II tersebut mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teori yang didapatkan di kelas (PPL I) dalam mengajar. Pelaksanaan PPL II diawali dengan pembekalan mahasiswa, penerjunan, penarikan, dan responsi serta pertanggungjawaban/laporan kegiatan PPL II oleh praktikan (peserta praktik) kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Secara spesifik, PPL II PAI bertujuan untuk mewujudkan terciptanya guru/tenaga kependidikan yang memiliki nilai dan sikap serta pengetahuan dan keterampilan sebagai tenaga professional kependidikan. Sementara itu, lokasi PPL II adalah sekolah/madrasah yang sudah menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Prodi PAI.

Dosen Prodi PAI, Siska Sulistiyorini, S.Pd.I., M.Pd.I.,Berfoto Bersama pada Penarikan Mahasiswa PPL II

Dosen Prodi PAI, Siska Sulistiyorini, S.Pd.I., M.Pd.I.,Berfoto Bersama pada Penarikan Mahasiswa PPL II

 

Mahasiswa PPL II Prodi PAI UII resmi ditarik dari 12 Madrasah dan 1 Sekolah pada akhir September 2016. Kedua belas madrasah dan satu sekolah tersebut adalah: Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Yogyakarta, MAN III Yogyakarta, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) I Yogyakarta, MAN Maguwoharjo, MTsN Maguwoharjo, MAN Pakem, MTsN Pakem, MAN Tempel, MTsN Tempel, MTsN Babadan Baru, MTsN Sleman Kota, MTs Pandanaran, dan Sekolah Menengan Atas (SMA) UII.

Banyak mahasiswa yang bersyukur dan sangat senang mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang tidak didapatkan di kampus selama menjalani PPL II. “Mengajar nyata adalah saat bertemu dengan banyak siswa-siswi,” tuturnya. Dalam PPL ini diajarkan bagaimana seorang guru dapat mengkondisikan siswa dan suasana kelas.

Foto Bersama Penarikan Mahasiswa PPL II Bersama Dosen Prodi PAI, Drs. Muzhofar Akhwan, M.A.

Foto Bersama Penarikan Mahasiswa PPL II Bersama Dosen Prodi PAI, Drs. Muzhofar Akhwan, M.A.

 

Sebelum mengajar peserta PPL harus menyiapkan RPP (Rencana Persiapan Pembelajaran). Sebab dariperumusan tujuan pembelajaran, materi pokok pembelajaran, strategi, dan media pembelajaran itu sangatlah penting dalam proses mengajar. Dengan pola tersebut materi dapat tersampaikan dengan baik.

Dalam proses PPL II tersebut, selain mengajar mahasiswa juga dilibatkan dalam praktik persekolahan seperti di Perpustakaan, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), kegiatan ekstrakulikuler, bimbingan konseling, kegiatan HUT RI, dan Lomba Sekolah Sehat. Rasa haru, sedih, senang menjadi satu pada saat penarikan PPL. Kedekatan para guru karyawan dan siswa-siswa menjadikan mahasiswa berat meninggalkan sekolah. Warga sekolah selalu menyambut mahasiswa PPL dengan hangat dan memberi bimbingan/pengarahan untuk menjadi guru yang professional.

Foto Bersama Penarikan Mahasiswa PPL II Bersama Dosen Prodi PAI, Dr. Supriyanto Pasir, M.Ag. dan Supriyanto Abdi, S.Ag., M.C.E.A.

Foto Bersama Penarikan Mahasiswa PPL II Bersama Dosen Prodi PAI, Dr. Supriyanto Pasir, M.Ag. dan Supriyanto Abdi, S.Ag., M.C.E.A.

 

Pihak Madrasah/Sekolah Mitra juga sangat mengapresiasi mahasiswa yang membantu meringankan beban disekolah, terutama dalam administrasi dan IT. Pihak sekolah berharap kerjasama berlanjut. Tidak hanya PPL melainkan kerjasama di bidang lain.

Lebih lanjut, beberapa sekolah menginginkan adanya berbagai macam kegiatan training atau workshop tentang bagaimana meningkatkan manajemen dan pengembangan madrasah yang selama ini dirasa kurang optimal dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi. Hal tersebut tentu menjadi masukan penting untuk pola kerjasama selanjutnya.

1. Beberapa Dosen Prodi PAI Saat Penarikan Mahasiswa PPL Internasional Sekaligus Presentasi di FTU, Thailand

PAI FIAI Sukses Jalankan PPL Internasional

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) yang menjalankan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional di Malaysia dan Thailand sudah kembali ke Indonesia. Berbagai cerita menarik dan pengalaman akademik yang tidak terlupakan bagi mahasiswa menjadi bagian penting dari proses PPL tersebut.

Sebelumnya, di Ruang Sidang FIAI, Sabtu, 25 Syawwal 1437 H/30 Juli 2016, Wakil Rektor I UII Dr. Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI., melepas secara resmi keberangkatan mahasiswa. Sebanyak 4 (empat) mahasiswa melaksanakan PPL di Brainybunch International Islamic Montessori, Selangor, Malaysia. Mereka terdiri dari Andri Setiawan, Fatihatul Muthmainah, Ulufi Khasanah, dan Nisa Havidza.

Sementara itu 11 (sebelas) mahasiswa lain diberangkatkan ke daerah Pattani, Thailand untuk mengajar di lembaga-lembaga/sekolah-sekolah yang ada di sana. Mereka terdiri dari; Andi Mustafa H, Nur Azizah, Anas Ahmad Rahman, Hermansyah, Rico Setya Priatama, Wahyuddin Luthfi, Sarah Sabilah, Kurnia Alifiani, Dwi Nur Rachmawati, dan Siti Nur Chanifah.

Setelah melakukan PPL selama kurang lebih 1 bulan, Selasa, 27 Dzulqa’dah 1437 H/30 Agustus 2016, para mahasiswa dibersamai dosen pembimbing tiba di Yogyakarta. Pihak Brainybunch mengapresiasi program PPL Internasional tersebut. Banyak manfaat yang diraih kedua belah pihak dari program tersebut. Mereka berharap program tersebut dapat berlanjut di tahun mendatang.

2.Penarikan Mahasiswa PPL Internasional di Brainybunch International Islamic Montessori, Selangor, Malaysia

2. Penarikan Mahasiswa PPL Internasional di Brainybunch International Islamic Montessori, Selangor, Malaysia

Fatihatul Muthmainah sebagai peserta terbaik PPL di Brainybunch merasa bersyukur mengikuti PPL Internasional. Baginya kesempatan tersebut berguna untuk meningkatkan kemampuannya dan peserta lain dalam menguasai bahasa Inggris. Dia berharap ke depan lebih banyak lagi program yang ditawarkan prodi untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dan mendorong mereka berperan aktif di kancah internasional.

Ketua Prodi PAI, Dr. Junanah, MIS., merasa bersyukur dengan suksesnya PPL Internasional 2016. “Alhamdulillah, yang ditempati merasa senang dan berkenan dengan kehadiran mahasiswa. Mahasiswa merasa satu bulan adalah waktu yang singkat sehingga tahun depan bisa diperpanjang dengan digabung dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kalau UII mengizinkan,” harapnya.

Selama berada di Thailand, selain melakukan penarikan secara resmi peserta PPL, para dosen pembimbing PPL juga melakukan presentasi tentang Sinergi Akademik antara Fakultas Agama Islam Fatoni University (FTU) dengan PAI FIAI, Ahad-Senin, 25-26 Dzulqa’dah 1437 H/28-29 Agustus 2016. Dalam hal ini Dra. Sri Haningsih, M.Ag., memaparkan tentang Rumusan Capaian Pembelajaran berbasis KKNI sekaligus membingkai aktivitas program Memorandum of Agreement (MoA) FIAI dengan FAI FTU.

Selanjutnya, Drs. Ajen Wijdan SZ, MSI memaparkan tentang Pola Pengembangan Madrasah Empowering Center (MEC) dilanjutkan Siska Sulistyorini, S.Pd.I., M.Pd.I., presentasi tentang Learning Inovation Center (LIC) Prodi PAI FIAI. Terakhir Drs. Imam Mujiono, M.Ag., yang mendedahkan tentang materi Public Speaking.

Terkait dengan MoA antara FIAI dan FTU disepakati bahwa tahun 2017 akan dilaksanakan riset kolaboratif (joint research) dan pertukaran dosen (lecturers exchange). Dalam hal ini semua prodi di FIAI akan terlibat. Sementara terkait PPL Internasional di Thailand kedepannya akan dikoordinatori oleh Pusat ASEAN Bagian Indonesia (PUSAINA) FTU. Sebab PUSAINA sudah dipercaya dan diotorisasi oleh pemerintah untuk menangani program tersebut.

Hidayatul Mabrur Memberikan Materi dalam Studium Generale Mahasiswa Baru Angkatan 2014

Studium Generale Mahasiswa Baru Angkatan 2014

Program Studi Pendidikan Agama Islam (Prodi PAI)  Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan studium generale untuk mahasiswa baru angkatan 2014. Kegiatan ini mengangkat tema ‘Peran Sarjana Pendidikan Islam Menyongsong Pasar Bebas Asen 2015’ dan dilaksanakan di Auditorium Gedung K.H. Mas Mansur, Kampus Terpadu UII, Senin, 8 September 2014.

Stadium generale mahasiswa baru kali ini menghadirkan Hidayatul Mabrur, S.Pd.I. sebagai narasumber. Mabrur, demikian ia biasa disapa, adalah alumni Prodi Pendidikan Agama Islam FIAI UII yang pernah menjadi peserta Indonesia Mengajar. Dalam penyampaiannya, Mabrur mengatakan peran guru sangat penting dalam pembangunan sumber daya manusia khususnya di daerah pedalaman. Menurutnya pendidikan di pedalaman jauh tertinggal dari wilayah perkotaan salah satunya karena keterbatasan informasi.

Lebih lanjut Mabrur menekankan bahwa aset yang paling penting dalam pembangunan bangsa bukan pada sumber daya alamnya, melainkan pada sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang baik sebagai model pembangunan ini menurutnya dapat dibentuk oleh guru-guru yang baik juga. Karenanya guru memiliki peran yang penting dalam proses pendidikan dan karenanya para mahasiswa baru Prodi Pendidikan Agama Islam memiliki peluang besar di masa mendatang.

Studium generale ini bersifat wajib dan diikuti oleh mahasiswa baru Prodi Pendidikan Agama Islam. Tujuannya adalah untuk membekali mahasiswa dengan sejumlah informasi akademik yang penting bagi proses pendidikan selama menjadi mahasiswa. Selain itu, kegiatan stadium generale dengan menghadirkan narasumber berpengalaman semacam ini diharapkan memberikan semangat agar mahasiswa bersungguh-sungguh dalam belajar dan meraih cita-cita.

Suasana Penyerahan Mahasiswa PPL II di SMA UII

49 Mahasiswa Prodi PAI Ikuti PPL II

49 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester ini mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) II di beberapa sekolah yang menjadi mitra kerjasama Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia. Para mahasiswa ini dibagi dalam lima kelompok dan didampingi oleh masing-masinng dosen pembimbing. Kelompok I diterjunkan di Sekolah Menengah Atas (SMA) UII yang berada di jalan Sorowajan Baru, Banguntapan, Bantul Yogyakarta, Senin 11 Agustus 2014.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam (P3I) FIAI UII mengkoordinasikan berbagai hal terkait praktik pengalaman lapangan tahap kedua ini. Peserta PPL II kelompok pertama didampingi oleh dosen pembimbing Drs. Aden Wijdan SZ, M.Si. Secara simbolis penyerahan kelompok ini di SMA UII dilakukan oleh Wakil Dekan FIAI UII, Dra. Sri Haningsih, M.Ag. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh Ketua Program Studi PAI, Dr. Drs. Muhammad Idrus, S.Psi., M.Pd dan Kepala P3I Dr. Hujair AH Sanaky, MSI. Kepala sekolah SMA UII, Sumaryatin, S.Pd, M.Pd., menerima secara langsung para mahasiswa kelompok ini.

Kepala SMA UII, Sumaryatin, menyampaikan sambutan penerimaan para mahasiswa praktik. Ia menyeatakan bahwa sekolah yang dipimpinnya merupakan bagian dari keluarga besar UII. Pendidiriannya juga dimotori oleh FIAI UII sehingga kehadiran mahasiswa Prodi PAI dalam rangka melaksanakan praktik merupakan kebahagiaan baginya. Sumaryatin juga mengingatkan bahwa mahasiswa akan langsung mempraktikan ilmu menjadi guru kelas, guru piket, tata usaha, pustakawan, dan guru pembimbing konseling selama melaksanakan PPL II. Guru menurutnya diambil dari gabungan dua kata yaitu digugu dan ditiru. Hal ini menandakan bahwa mahasiswa PPL harus mampu menjaga kualitas, disiplin dan menyesuaikan diri dalam melaksanakan PPL II dengan penuh tanggung jawab.

Dosen pembimbing, Drs. Aden Wijdan SZ, M.Si., menyebutkan bahwa kurikulum Prodi PAI FIAI UII melalui salah satu mata kuliahnya telah mulai mengadopsi aplikasi kurikulum 2013. Melalui adopsi kurikulum 2013 ini, disain pembelajaran lebih berorientasi pada latihan langsung. Aden Wijdan mengakui bahwa sampai saat ini sumber belajar kurikulum 2013 yaitu buku wajib pegangan guru dan siswa belum diterima sekolah-sekolah. Namun Prodi PAI FIAI UII sudah mendisain proses pembelajaran dengan latihan langsung agar sesuai dengan tuntutan kurikulum yang baru.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam FIAI UII juga menempatkan kelompok PPL II lainnya di MAN Yogyakarta I, MAN Yogyakarta II, MAN Maguwoharjo Yogyakarta, dan MAN Pakem. PPL II merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Prodi PAI FIAI untuk mengasah kemampuan mengajar di lapangan sesuai dengan apa yang dipelajari di bangku kuliah. Mata kuliah ini juga menggembleng mental mahasiswa dengan target mereka nantinya menjadi lulusan yang siap untuk menjadi guru sesuai dengan standar kependidikan yang ditetapkan pemerintah.